30 Mei 2015

Hana Ingin Sepeda

Hana menatapi toko itu , ramai pengunjung yang membeli sepeda , sayangnya Hana tidak punya sepeda , di rumah Hana selalu merengek pada Ayah untuk dibelikan sepeda , tetapi ayah menolak , tentunya Hana langsung murung serta sedih .
" Kita perlu menghemat , untuk itu , kita tabung saja uangnya ya , Hana " Ibu menasehati , tapi Hana tetap tidak mengerti bahwa keluarganya butuh uang untuk memenuhi makanan dan sekolah untuk dirinya dan adiknya Cerry .

Hana masih terus bersedih , bahkan ia mulai mogok makan , Ibupun merangkulnya , tapi Hana mengelak , ia mengurung diri di kamarnya .
" Kenapa anak-anak lain mendapat sepeda sedangkan aku tidak ? " pikir Hana sedih .

Keesokan harinya , Hana berangkat sekolah , Meilly , sahabatnya begitu cemas karena Hana murung terus
" Hana , kok kamu murung terus sih ! Ada apa ? " tanya Meilly penasaran .
" Aku ingin punya sepeda " jawab Hana .
" Kamu mau punya sepeda ? Sama , tapi aku tak mau menyusahkan orang tuaku , mereka bersusah payah bekerja demi kebutuhan kita , lagipula kita tidak pernah terlambat ke sekolah bukan ? Jadi beli barang itu yang perlu saja " ujar Meilly . Hana merenungi perkataan Meilly , menurutnya , kata Meilly benar , kalau orang tua sedang butuh uang untuk hal yang lebih penting , kita tak boleh meminta sesuatu yang tidak penting .

Di rumah , Hana langsung memeluk Ibunya dengan senang hati .
" Hana janji tidak akan mau meminta yang tidak perlu " ujar Hana sembari memeluk Ibunya .
" Sudahlah , Hana , sikapmu sudah baik , tapi mungkin kamu ingin melihat apa yang dibeli ayah " kata Ibu .
" Sepeda ? " tanya Hana .
" Nah , katanya nggak mau sepeda lagi ? " Ibu menggoda .
" Iya , tapi Di mana barang yang dibeli ayah itu ? " tanya Hana memandang berkeliling .
" Di meja makan " jawab Ibu tersenyum .
" Yeah ! Nasi goreng " sorak Hana.
" Jangan lupa sisakan untuk Cerry " kata Ibu tersenyum melihat Hana melahap nasi goreng itu .
 Tak lama kemudian Cerry ikut makan dengan Hana .

1 Komentar:

Pada 1 Juni 2015 pukul 06.33 , Blogger GiselleAngelaH.P mengatakan...

Bagus banget , Mama suka ceritanya , Icel tetap semangat ya !

 

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda