Akibat Sombong
Jennie senang berada di rumah Nana , Nana adalah anak populer di sekolahnya , siapa yang tidak mengenal Nana ? Ia orang kaya yang sombong , selalu saja dipuja orang-orang . Jennie yang sangat menyukai Nana berusaha menjadi sahabat Nana , tapi siapa yang mau berteman dengan Jennie yang sederhana.
Saat hari ulang tahun Nana tiba , semua anak diundang ke pesta ulang tahunnya kecuali anak-anak sederhana seperti Jennie dan Violet .
" kita tak boleh sedih , Nana itu memang jahat , masa kita tak boleh datang sih " kata Violet sambil berkacak pinggang memandangi rumah Nana yang besar dan megah .
"Tapi , Violet , kan ada undian , pemenangnya boleh menginap di rumahnya , dan pasti semua orang mau , tidak ada yang menolak " ujar Jennie sedih .
Di pesta ...
Pemenang undian ' menginap ' adalah Rara dan Chacha . Mereka sangat gembira ketika mendengar nama mereka dipanggil , eitss.. Tapi ada seorang lagi yang perlu dipanggil , yaitu .. Jennie . Nana terkejut saat mendengar nama Jennie dipanggil , kejadiannya adalah : Rara yang sebenarnya baik memasukkan nama Jennie ke dalam kotak pengundian agar ia tetap mendapat kesempatan . Jennie yang mendengar dari luar terkejut luar biasa , ia segera masuk ke dalam rumah Nana .
" Hei , kamu anak yang sederhana ... Keluar dari rumahku " teriak Nana .Tapi undian tetap undian , yang menginap adalah Rara , Chacha , dan Jennie .
Hari menginap pun tiba , dengan senang hati Jennie berjalan ke rumah Nana , dan disambut dengan wajah masam dari Nana , Rara dan Chacha sudah datang dari tadi .
" Hai , Nana .. Terima kasih telah mengundangku " ucap Jennie dengan sopan . Nana tidak menghiraukan , ia segera menuju ruang makan , tapi tidak ada makanan tersedia .
" Pelayanmu kemana kok nggak ada makanan ? " tanya Chacha .
" Sedang pulang ke kampungnya karena anaknya sakit " jawab Nana .
" Terus , orangtuamu ? " tanya Chacha lagi .
" Biasalah , mereka keliling Eropa hari ini " jawab Nana dengan nada sombong .
" Terus kamu nggak bisa masak " tebak Rara .
Nana yang sebenarnya tidak bisa memasak malu , tapi ia menyembunyikan rasa malunya , ia menghidupkan kompor .
" Nah .. ini aku bisa masak " kata Nana sambil melipat tangannya .
" Awas Nana !!! " teriak Jennie karena api terlalu besar , tiba-tiba api mengenai tirai jendela , lalu terjadilah kebakaran hebat .
" Tolong ... Kebakaran " teriak mereka dari dalam rumah .
Mereka berusaha keluar lewat jendela , tapi untunglah Pak Mamat , penjual es lilin lewat , ia bergegas menolong keempat gadis itu . Semuanya selamat tapi , rumah Nana hangus terbakar.
" Huhuhu... " Nana menangis sedih, apa kata orang tuanya nanti .
" Yang penting kita selamat " hibur Rara sambil menepuk pundak Nana .
Akhirnya Nana sadar akan kesombongannya , ia berjanji tidak akan menjadi sombong lagi , dan tentunya kalian ingin tahu apa yang dilakukan orang tuanya , yaitu .. marah

1 Komentar:
Hai Giselle salam kenal, tetap semangat ya
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda